Lampung Utara LM – Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda bagi umat Islam. Selain menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, Ramadan juga dikenal sebagai momen terbaik untuk menebar kebaikan dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Semangat berbagi tersebut terlihat dari kegiatan yang dilakukan oleh guru bersama siswa-siswi SD Negeri 2 Rejosari Kotabumi, Lampung Utara, dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.
Kegiatan berbagi takjil itu dilaksanakan di pertigaan Jalan Pangeran Jinul, Kelurahan Rejosari, tepat di akses menuju sekolah tersebut, pada Jumat (6/3/2026) menjelang waktu berbuka puasa. Puluhan paket takjil dibagikan kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di lokasi tersebut.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Para siswa didampingi guru tampak antusias membagikan takjil kepada masyarakat, sementara para pengendara yang menerima takjil menyambut dengan senyum dan ucapan terima kasih.
Kepala SDN 2 Rejosari, Sopiyati, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada para siswa sejak dini.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menumbuhkan rasa empati serta memperkuat solidaritas antar sesama.
“Setiap amal baik yang dilakukan di bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya. Karena itu, Ramadan menjadi kesempatan emas bagi setiap muslim untuk menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama,” ujar Sopiyati.
Ia juga menambahkan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih empati terhadap mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Ketika seorang muslim merasakan lapar sepanjang hari, kata dia, hal itu menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara-saudara lain yang tidak selalu memiliki makanan yang cukup.
“Di sinilah pentingnya berbagi kebaikan. Islam mengajarkan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari kesempurnaan iman,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sopiyati menuturkan bahwa Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat ketika bulan Ramadan tiba. Hal tersebut menjadi teladan bagi umat Islam untuk memperbanyak sedekah serta berbagai amal sosial selama bulan suci.
Menurutnya, kegiatan berbagi takjil yang dilakukan oleh pihak sekolah tidak hanya sekadar memberikan makanan berbuka kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
“Ramadan menumbuhkan kesadaran bahwa harta yang dimiliki bukan semata milik pribadi, melainkan amanah yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Dengan berbagi, seorang muslim membersihkan hartanya sekaligus menumbuhkan rasa syukur,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap para siswa dapat memahami pentingnya berbagi serta tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. (Ipul)





