Meski Molor, Barjas Pastikan 24 Paket Proyek 2025 Dilelang Awal Maret 2026

Kotabumi LM – Meski molor dari jadwal yang telah direncanakan sebelumnya, 24 Paket gagal gelar di tahun 2025 lalu akan digelar pada awal Maret 2026 ini. Hal itu disampaikan Kepala Badan Barang dan Jasa (Barjas) Pemkab Lampung Utara (Lampura), Candra Setiawan di ruang kerjanya, Rabu (25/2/2026).

Menurut dia, pelelangan paket proyek memerlukan proses yang panjang, selain beberapa kali verifikasi kelengkapan berkas yang diajukan dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Lampung Utara, yang juga nantinya akan direview oleh Inspektorat dan pihak Kejaksaan.

Setelah itu, lanjut Candra Setiawan, baru dilakukan penayangan di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). “Sekarang masih dalam proses. Ya perkiraan pekan pertama di bulan Maret sudah digelar tendernya. Setelah tender selesai, mudah-mudahan proyek-proyek itu sudah bisa mulai bulan Maret,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Lampung Utara kembali mengajukan 24 paket proyek infrastruktur senilai Rp27,155 miliar ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) untuk segera dilelang.

Kepala Bidang Bina Marga SDABMBK Lampung Utara, Rio Alaska, menjelaskan pengajuan tersebut merupakan kali ketiga setelah sebelumnya berkas harus ditarik dan dilengkapi akibat sejumlah kekurangan administrasi.

“Permohonan lelang sudah kami ajukan sejak 6 Januari 2026. Namun pada 12 Januari berkas kami tarik kembali karena masih ada kekurangan. Setelah dilengkapi, kami ajukan lagi pada 15 Januari, tetapi masih ada data yang perlu disempurnakan,” ujar Rio, Jumat (23/1/2026).

Rio menuturkan, seluruh kekurangan administrasi akhirnya dirampungkan dan kembali diajukan ke Barjas pada Selasa, 20 Januari 2026. Selain itu, pihaknya juga telah mengunggah seluruh dokumen pendukung ke sistem Inaproc.

“Semua kekurangan sudah kami lengkapi dan sudah diajukan kembali ke Barjas. Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi, sehingga 24 paket proyek ini bisa mulai dilelang pada 25 Januari hingga 24 Februari 2026,” katanya.

Puluhan paket proyek tersebut merupakan pekerjaan infrastruktur yang sempat batal digelar pada tahun 2025, dan tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Lampung Utara, meliputi pembangunan, peningkatan, hingga pemeliharaan jalan dan jembatan. (*)

Pos terkait