Kotabumi LM – Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) kembali meluluskan 140 mahasiswa dalam Wisuda ke-VIII yang digelar di Aula Gedung Rektorat Lantai 3, Kamis (18/6/2026).
Sebanyak 140 lulusan tersebut terdiri dari 138 lulusan program sarjana (S1) dan 2 lulusan program magister. Rinciannya, 68 wisudawan berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 40 wisudawan dari Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS), 11 wisudawan dari Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP), 19 wisudawan dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), serta 2 lulusan Program Magister Hukum.
Dalam sambutannya, Rektor UMKO, Dr. Irawan Suprapto, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan. Ia berharap para lulusan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan di masa mendatang.
“Selamat kepada para wisudawan. Buatlah bangga orang tua dan keluarga. Buktikan bahwa lulusan UMKO memiliki kualitas dan mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lainnya,” ujar Irawan.
Menurutnya, UMKO sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah terus melakukan pembenahan guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik, pengembangan sarana dan prasarana, serta penguatan lingkungan akademik yang unggul.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat UMKO berpotensi memiliki dua guru besar (profesor) yang saat ini masih dalam proses pengajuan, yakni Dr. Slamet Haryadi dan Dr. Sugeng Dwiono.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas institusi,” katanya.
Irawan menambahkan, saat ini jumlah mahasiswa UMKO mencapai sekitar 4.000 orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 50 persen atau sekitar 2.400 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui berbagai program beasiswa.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, yang hadir mewakili Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, turut menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan.
Ia mengajak para wisudawan untuk membangun kesadaran terhadap hak, kewajiban, fungsi, dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.
“Mulai sekarang bangunlah kesadaran pada diri sendiri akan fungsi, peran, serta tanggung jawab di tengah masyarakat. Saya yakin kesadaran individu akan melahirkan kesadaran kolektif yang mampu mendorong pembangunan di berbagai bidang,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Majelis Dikti dan Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Hendro Widodo, mendorong UMKO untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi, baik dengan pihak internal maupun eksternal, termasuk pemerintah daerah.
“UMKO telah menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan di usia ketujuh tahun. Ke depan, sinergi dengan berbagai elemen, khususnya pemerintah daerah, perlu terus diperkuat guna mendukung transformasi pembangunan di berbagai sektor,” katanya.
Dalam Wisuda ke-VIII ini, UMKO juga memberikan penghargaan kepada tiga wisudawan terbaik tingkat universitas, yakni:
- Rama Aproando dari Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (FTIK) dengan IPK 3,97.
- Ratu Tria dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (FKIP) dengan IPK 3,94.
- Nurmalita Kamila dari Program Studi Hukum (FHIS) dengan IPK 3,75.
Wisuda ke-VIII ini menjadi momentum penting bagi UMKO dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional. (Ipul)
