Lampung Utara LM – Lonjakan volume kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 telah menyebabkan kemacetan di berbagai jalur utama, seperti di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara hingga Simpang Propau, dengan kepadatan yang mulai terasa lebih awal dari pola biasanya.
Peningkatan signifikan ini mulai terjadi sejak H+1 Idulfitri 1447 H / 2026 M, yang dipicu oleh kembalinya pemudik ke wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya. Senin (23/3/2026)
Kemacetan ekstrem terjadi dengan antrean kendaraan yang mencapai puluhan kilometer, bahkan dilaporkan kemacetan sempat mengular hingga Simpang Propau Abung Selatan.
Lalu lintas dilaporkan lumpuh dan padat merayap akibat volume kendaraan yang tinggi dari arah Bukit Kemuning menuju Tol Terbanggi Besar atau menuju Bandar Lampung.
Menurut Kasat Lantas Polres Lampung Utara, AKP Foni Salimubun, Kepadatan kendaraan masuk ke Lampung Utara meningkat drastis hingga 75 persen, mengakibatkan kemacetan sejak Subuh.
“Hampir 5000 kendaraan yang melintas sejak Subuh hingga malam hari ini” ungkap Foni.
Menurut Foni Kepolisian melakukan penarikan arus agar kendaraan “meskipun lambat tetap padat merayap” yang bertujuan untuk menjaga pergerakan kendaraan secara terus-menerus (continuous flow) guna menghindari kemacetan total atau stagnasi.
“Kami Memastikan arus kendaraan tetap bergerak (lancar meskipun perlahan) dan mencegah kemacetan total, terutama di titik-titik rawan” terangnya.
“Petugas melakukan pengaturan, buka-tutup arus, dan penarikan kendaraan secara manual untuk memecah penumpukan di persimpangan atau jalur sempit” kata Foni.
Pihak Kepolisian juga mengimbau pemudik untuk mengatur jadwal kepulangan agar tidak menumpuk di puncak arus balik yang diperkirakan akan terjadi pada H+4 mendatang. (Ipul)





