DWP Lampung Utara Klaim Pengelolaan Iuran Sesuai Petunjuk DPW Provinsi

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 34;

Lampung Utara LM – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Utara, Dina Prawitarini, menjelaskan bahwa pengelolaan iuran organisasi mengacu pada surat resmi dari Pengurus Wilayah Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung.

Menurut Dina, surat tersebut berisi pemberitahuan terkait kewajiban anggota, besaran iuran, serta mekanisme pendistribusiannya. Adapun besaran iuran yang ditetapkan yakni: Golongan I sebesar Rp2.000, Golongan II Rp4.000, Golongan III Rp6.000, Golongan IV Rp10.000, serta PPPK sebesar Rp4.000.

“Kita menindaklanjuti surat dari DPW Provinsi, di situ sudah ada petunjuk terkait besaran iuran untuk masing-masing golongan,” ujar Dina.

Ia menjelaskan, dana yang dihimpun digunakan untuk berbagai kegiatan organisasi, seperti rapat rutin, bakti sosial, peringatan Hari Kemerdekaan (17 Agustus), hingga perayaan ulang tahun Dharma Wanita.

Setiap bulannya, DWP Lampung Utara memproyeksikan pendapatan dari iuran anggota sebesar Rp38.152.000. Namun, realisasi yang berhasil dihimpun rata-rata mencapai Rp36.144.000.

“Proyeksinya ada 5.608 PNS yang tercatat, tetapi pada akhir bulan tidak semuanya membayar iuran. Dari jumlah itu, ada yang tidak masuk iurannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu penyebab selisih tersebut diduga karena kondisi gaji pegawai yang mengalami minus, sehingga terdapat kekurangan sekitar Rp2 juta setiap bulan.

Dari total iuran yang terkumpul, sebanyak 50 persen dikembalikan ke dinas atau perangkat daerah masing-masing, 30 persen dialokasikan untuk DWP Kabupaten, dan 20 persen disetorkan ke DWP Provinsi.

Dina pun berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan organisasi selama masa kepemimpinannya.
“Insya Allah, saya akan berupaya transparan dalam penggunaan dana Dharma Wanita,” pungkasnya. (Ipul)

Pos terkait