Menutup 2025 dengan Prestasi: Jejak Kinerja Imigrasi Kotabumi dalam Pelayanan dan Pengawasan

LAMPUNG UTARA LM – Akhir tahun kerap menjadi ruang jeda untuk melihat kembali jejak langkah yang telah dilalui. Bagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotabumi, Tahun 2025 ditutup dengan catatan kerja yang bukan sekadar angka, tetapi potret komitmen pelayanan publik, pengawasan keimigrasian, dan kontribusi nyata bagi negara.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotabumi, Moch. Andri Budiman, dalam refleksi akhir tahun pada 30 Desember 2025, menyampaikan, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan dinamika lalu lintas orang asing, Imigrasi Kotabumi menunjukkan peran strategisnya. Sepanjang 2025, ribuan warga datang silih berganti ke kantor imigrasi, mengurus paspor untuk bekerja, beribadah, pendidikan, hingga perjalanan keluarga.

“Tercatat 17.060 paspor diterbitkan, didominasi oleh 14.560 paspor baru, disusul penggantian paspor habis masa berlaku, hilang, dan rusak. Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan yang semakin cepat, transparan, dan profesional” ujar Moch. Andri Budiman

Ia menambahkan, tak hanya pelayanan, aspek izin tinggal keimigrasian juga menjadi perhatian. Sepanjang tahun, Imigrasi Kotabumi menerbitkan 486 izin tinggal, mulai dari Izin Tinggal Kunjungan hingga Izin Tinggal Tetap. Setiap dokumen menjadi bagian dari upaya memastikan keberadaan orang asing di wilayah kerja tetap tertib, legal, dan sesuai ketentuan hukum.

Di balik pelayanan yang terus berjalan, roda organisasi juga bergerak melalui pengelolaan anggaran negara. Dengan pagu anggaran Rp7,88 miliar, Imigrasi Kotabumi mampu merealisasikan 95,84 persen anggaran secara efektif dan akuntabel. Anggaran tersebut menopang berbagai program pelayanan, pengawasan, hingga kegiatan pembinaan masyarakat.

“Dari sisi pengelolaan anggaran, Kantor Imigrasi Kotabumi mengelola pagu anggaran sebesar Rp7.889.921.000 dengan realisasi Rp7.562.480.515 atau setara 95,84 persen, dan kemungkinan akan terserap hingga 99,95 Persen, di tanggal 31 Desember 2025 Akhir. Hal ini mencerminkan pelaksanaan program yang efektif, efisien, dan akuntabel” ungkapnya.

Menurut Moch. Andri Budiman, sorotan lain datang dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Di luar ekspektasi, realisasi PNBP mencapai Rp10,49 miliar, melampaui target Rp4,02 miliar atau setara sekitar 260 persen. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kebutuhan layanan keimigrasian sekaligus kontribusi signifikan bagi kas negara.

“Pada sisi pengawasan, Imigrasi Kotabumi tidak hanya bekerja di balik meja. Sepanjang 2025, puluhan kegiatan pengawasan mandiri dan operasi intelijen keimigrasian digelar di berbagai wilayah. Bersama Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), pengawasan diperluas hingga Lampung Utara, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Pesisir Barat, Way Kanan, dan Lampung Barat” tegasnya.

“Dari lapangan, sejumlah pelanggaran ditindak melalui pendeportasian, pendetensian, hingga pengenaan biaya beban overstay, sebagai bentuk penegakan hukum yang tegas namun terukur” kata Moch. Andri Budiman,

Refleksi kinerja juga tercermin melalui pendekatan pembinaan. Dua Desa Binaan ditetapkan sebagai ruang edukasi keimigrasian bagi masyarakat, yakni di Desa Tiyuh Makarti, Tulang Bawang Barat, dan Desa Kemalo Abung, Lampung Utara. Di desa-desa ini, imigrasi hadir lebih dekat, tidak hanya sebagai institusi pengawas, tetapi juga mitra edukatif bagi warga.

Sementara itu, wajah Imigrasi Kotabumi di ruang digital semakin menguat. Sepanjang 2025, lebih dari 1.100 konten diproduksi dan disebarkan melalui berbagai platform media sosial. Dampaknya terasa nyata, dengan lonjakan pengikut Instagram hingga 234 persen dan capaian tayangan yang menembus puluhan ribu kali.

Media sosial menjadi jembatan komunikasi antara institusi dan masyarakat, memperpendek jarak, sekaligus memperluas jangkauan informasi.

Menutup Tahun 2025, Imigrasi Kotabumi tidak hanya mencatat keberhasilan, tetapi juga meneguhkan arah. Dengan semangat PRIMA—Profesional, Responsif, Berintegritas, Modern, dan Akuntabel, institusi ini menatap tahun berikutnya dengan komitmen untuk terus memperbaiki layanan, memperkuat pengawasan, dan menjaga kepercayaan publik.

Refleksi akhir tahun ini menjadi penanda bahwa setiap capaian bukanlah garis akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih baik di tahun yang akan datang. (Ipul)

Pos terkait