Scan QR, Laporkan Kendala! Satgas Ajak Warga Kawal Program MBG di Lampung

Lampung Utara LM – Masyarakat kini semakin dimudahkan untuk menyampaikan masukan maupun keluhan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui sistem pelaporan berbasis QR Code, warga dapat menyampaikan laporan secara cepat, praktis, dan transparan.

Ketua Satgas MBG Lampung Utara, Mat Soleh, mengajak orang tua, guru, siswa serta masyarakat pada umumnya untuk aktif berpartisipasi dalam mengawal kualitas program tersebut.

“Punya masukan atau kendala terkait program Makan Bergizi Gratis? Scan QR Code ini untuk sampaikan laporan Anda secara cepat dan praktis. Sama-sama kita tingkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Lampung,” ujar Mat Soleh. Rabu (25/2/2026)

Pelaporan melalui QR Code dalam program MBG di Provinsi Lampung dikenal dalam skema Rapor MBG, QRUPI, maupun dashboard digital terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

Salah satu manfaat utama sistem digital ini adalah pemantauan secara real-time dan akurat. Data pelaksanaan program, termasuk distribusi dan asupan gizi siswa, dapat dipantau setiap hari sehingga potensi kendala dapat segera diidentifikasi.

Selain itu, QR Code juga membuka ruang pengawasan kualitas dan keamanan makanan. Jika ditemukan makanan yang kurang layak atau tidak sesuai standar, laporan dapat langsung dikirim dan segera ditindaklanjuti. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir risiko keracunan serta menjaga standar gizi anak.

Dari sisi tata kelola, digitalisasi pelaporan turut mendorong transparansi dan akuntabilitas. Sistem ini meminimalkan potensi manipulasi data, baik dalam distribusi logistik maupun anggaran, serta memastikan proses berjalan lebih terbuka.

Data yang masuk melalui QR Code juga menjadi bahan evaluasi bagi Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mengukur dampak program terhadap peningkatan gizi, kesehatan, dan prestasi belajar anak.

Tak hanya itu, sistem ini mendorong partisipasi aktif masyarakat. Orang tua, guru, dan siswa dapat menyampaikan feedback maupun keluhan secara langsung, sehingga suara penerima manfaat benar-benar menjadi dasar perbaikan kebijakan.

Penggunaan QR Code juga dinilai mendukung penguatan ekosistem ekonomi digital di sektor layanan publik, dengan pemanfaatan teknologi yang modern dan terintegrasi.

Dengan adanya sistem pelaporan digital ini, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Lampung semakin berkualitas, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa. (Ipul)

Pos terkait