Warga Abung Selatan Alami Penganiayaan Laporkan Pelaku Kepolisi

Lampung Utara, LM – Seorang warga Kabupaten Lampung Utara, Yendra Afriantama, diduga menjadi korban penganiayaan yang terjadi di sebuah gang di Desa Kembang Tanjung, Kecamatan Abung Selatan, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.

Peristiwa tersebut diduga berawal dari persoalan parkir kendaraan di depan kontrakan korban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, saat itu korban memarkirkan mobilnya di dalam gang dekat tempat tinggalnya. Setelah itu, korban masuk ke dalam kontrakan.

Tak lama kemudian, salah satu terduga pelaku, berinisial BN disebut menegur keponakannya yang berada di depan kontrakan sambil menyinggung posisi kendaraan tersebut. Korban yang mendengar hal itu kemudian keluar dan mencoba menanyakan maksud teguran tersebut, seraya meminta agar pembicaraan disampaikan dengan bahasa yang baik.

Situasi diduga memanas ketika terjadi adu mulut antara korban dan pihak terduga pelaku. Dalam keributan itu, korban mengaku sempat dipukul ke arah kepala dan wajah. Ia juga menyebutkan bahwa dirinya sempat dipegangi dari belakang, sementara pukulan kembali diarahkan ke bagian wajah hingga menyebabkan lebam pada mata sebelah kanan dan beberapa bagian wajah lainnya.

Warga sekitar dan keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut berusaha melerai. Namun suasana sempat memanas sebelum akhirnya situasi dapat dikendalikan.
Usai kejadian, korban langsung menuju Rumah Sakit Umum Kotabumi untuk mendapatkan perawatan medis dan melakukan visum sebagai bagian dari proses hukum.

Keluarga korban menilai peristiwa tersebut dapat dikategorikan sebagai pengeroyokan. Mereka menyayangkan terjadinya insiden tersebut yang dinilai bermula dari kesalahpahaman.

“Atas kejadian ini kami telah melaporkan ke Polsek Abung Selatan dan berharap pihak kepolisian dapat memproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Laporan tersebut telah diterima dan tercatat dengan nomor LPM/09/II/2026/SPKT/POLSEK ABUNG SELATAN/POLRES LAMPUNG UTARA/POLDA LAMPUNG terkait dugaan tindak pidana penganiayaan.

Keluarga korban menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum dan berharap proses penyelidikan dapat berjalan secara profesional demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Abung Selatan. (Usni)

Pos terkait